
SMKS Purnawarman Purwakarta menggelar In House Training (IHT) bertema Panca Waluya sebagai langkah penguatan karakter sekaligus peningkatan kualitas pendidik di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu, 12–13 Mei 2026, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aktif serta penuh antusiasme dari para peserta.
Panca Waluya sendiri mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Sunda yang terdiri dari cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Kelima nilai ini menjadi fondasi penting dalam membentuk pendidik yang seimbang—sehat dalam sikap, baik dalam perilaku, teguh dalam prinsip, cerdas dalam berpikir, dan terampil dalam bertindak.

Seluruh guru dan tenaga kependidikan SMKS Purnawarman Purwakarta ikut terlibat dalam kegiatan ini. Mereka mendiskusikan bagaimana nilai-nilai Panca Waluya dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran, interaksi di kelas, serta budaya kerja sehari-hari di sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, panitia menghadirkan sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, refleksi, dan juga sesi berbagi pengalaman antarpendidik. Pola ini membuat suasana IHT terasa lebih hidup karena peserta aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman yang mereka temui di lapangan.
Panca Waluya menjadi penting karena pendidikan saat ini tidak cukup hanya menekankan aspek pengetahuan. Sekolah juga perlu menumbuhkan karakter yang kuat agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika, peduli, dan siap menghadapi tantangan kehidupan. Melalui IHT ini, SMKS Purnawarman Purwakarta mendorong agar nilai-nilai tersebut benar-benar hadir dalam praktik sehari-hari di lingkungan sekolah.